Teknologi filtrasi membran bertekanan rendah yang menyaring bakteri, protozoa, alga, padatan tersuspensi, dan partikel halus dari air industri, air proses, dan air minum. Solusi efisien sebagai sistem filtrasi mandiri maupun sebagai pre-treatment sebelum membran Ultrafiltrasi (UF) atau Reverse Osmosis (RO) di seluruh Indonesia.
Mikrofiltrasi (MF) adalah teknologi filtrasi membran dengan ukuran pori 0,1 hingga 10 mikron yang bekerja berdasarkan prinsip penyaringan fisik bertekanan rendah. Membran MF mampu menyisihkan semua partikel tersuspensi, bakteri patogen (0,2–10 µm), protozoa berbahaya seperti Giardia lamblia dan Cryptosporidium parvum (1–20 µm), alga, koloid, dan turbiditas — tanpa mengubah komposisi kimia atau kandungan mineral terlarut dalam air.
Dengan tekanan operasi hanya 0,1–2 bar dan konsumsi energi 0,05–0,2 kWh/m³, Mikrofiltrasi adalah teknologi membran yang paling hemat energi. PT Tirta Sumber Makmur merancang sistem MF dari kapasitas 1 hingga 500 m³/hari menggunakan modul membran hollow fiber PVDF atau PP dari merek Toray, Pall, atau Pentair X-Flow yang terbukti kehandalan dan ketahanannya dalam kondisi operasi Indonesia.
Dalam rantai pengolahan air modern, MF berperan ganda: sebagai sistem filtrasi mandiri untuk air proses industri dan air irigasi, sekaligus sebagai pre-treatment yang sangat efektif untuk sistem Ultrafiltrasi (UF) atau Reverse Osmosis (RO) — menurunkan SDI (Silt Density Index) air umpan sehingga membran RO lebih awet dan interval perawatan lebih panjang.
| Parameter | MF | UF | NF | RO |
|---|---|---|---|---|
| Ukuran Pori | 0,1–10 µm | 0,01–0,1 µm | 0,001–0,01 µm | <0,001 µm |
| Tekanan Operasi | 0,1–2 bar | 0,5–5 bar | 5–20 bar | 4–70 bar |
| Konsumsi Energi | 0,05–0,2 kWh/m³ | 0,1–0,5 kWh/m³ | 0,5–3 kWh/m³ | 0,2–5 kWh/m³ |
| Menyisihkan Partikel & TSS | ✓ | ✓ | ✓ | ✓ |
| Menyisihkan Bakteri | ✓ | ✓ | ✓ | ✓ |
| Menyisihkan Virus | ✗ | ✓ | ✓ | ✓ |
| Menyisihkan Garam Terlarut | ✗ | ✗ | Sebagian | 96–99,7% |
| Recovery Rate Tipikal | 90–98% | 85–95% | 75–90% | 35–90% |
| Ukuran Pori Membran | 0,1 – 10 mikron (µm) |
| Kapasitas | 1 – 500 m³/hari |
| Tekanan Operasi | 0,1 – 2 bar (sangat rendah) |
| Konsumsi Energi | 0,05 – 0,2 kWh/m³ |
| Recovery Rate | 90 – 98% |
| Penyisihan Bakteri | >99,99% (4-log reduction) |
| Penyisihan Protozoa | >99,9999% (6-log reduction) |
| Penyisihan TSS & Turbiditas | >99% — produk <0,1 NTU |
| Material Membran | PVDF (Polyvinylidene Fluoride) / PP (Polypropylene) |
| Konfigurasi Membran | Hollow fiber (serat berongga) |
| Merek Membran | Toray, Pall Microza, Pentair X-Flow, Koch |
| Mode Backwash | Otomatis — berbasis waktu atau TMP (Trans Membrane Pressure) |
| Chemical Enhanced Backwash | NaOCl / NaOH — terjadwal harian atau mingguan |
| Konstruksi | Skid-mounted SS304, kompak, mudah dipasang |
| Otomasi | PLC dengan HMI touchscreen, alarm TMP, logging data |
Mikrofiltrasi digunakan di berbagai segmen industri dan infrastruktur pengolahan air:
TSM merancang sistem MF dalam beberapa konfigurasi sesuai kebutuhan:
Mikrofiltrasi adalah teknologi filtrasi membran dengan pori 0,1–10 mikron yang bekerja secara fisik — partikel lebih besar dari pori tertahan, sementara air dan molekul kecil lolos. MF beroperasi pada tekanan sangat rendah (0,1–2 bar) dan mampu menyisihkan bakteri, protozoa, alga, dan semua padatan tersuspensi, namun tidak menyisihkan virus atau garam terlarut.
Ukuran pori MF (0,1–10 µm) lebih besar dari UF (0,01–0,1 µm). MF menyisihkan bakteri dan protozoa tapi tidak menyisihkan virus. UF menyisihkan semua yang dapat disaring MF ditambah virus dan makromolekul protein. MF lebih hemat energi dan biaya, UF memberikan barrier mikrobiologis lebih lengkap. Pilihan bergantung pada profil kontaminan dan standar kualitas air yang dibutuhkan.
MF mandiri cocok bila tujuan utama menyisihkan bakteri, turbiditas, dan padatan tersuspensi untuk air proses industri atau air irigasi. Sebagai pre-treatment RO, MF digunakan untuk menurunkan SDI air umpan — sangat dibutuhkan untuk sumber air permukaan (sungai, danau) dengan turbiditas tinggi atau kandungan alga tinggi yang cepat merusak membran RO.
Melalui dua mekanisme: backwash fisik (air bersih berlawanan arah, setiap 20–60 menit) untuk melepas cake layer, dan Chemical Enhanced Backwash (CEB) dengan NaOCl atau NaOH secara periodik untuk membersihkan fouling biologis. Sistem MF TSM menjalankan kedua proses ini secara otomatis via PLC — tanpa intervensi operator.
Ya. MF sangat efektif untuk air sungai dan air hujan yang turbid. Untuk air sungai dengan turbiditas di atas 100 NTU, TSM merekomendasikan pra-sedimentasi atau koagulasi sebelum MF untuk memperpanjang interval backwash. Air hujan yang melalui MF cocok sebagai air proses industri atau — dengan tambahan desinfeksi UV — sebagai sumber air minum cadangan.
Hubungi tim engineer TSM untuk konsultasi pemilihan spesifikasi membran MF yang tepat berdasarkan kualitas air baku dan standar air produk yang Anda butuhkan. Konsultasi dan analisis awal gratis.
Sistem Mikrofiltrasi TSM menyaring hingga 99,99% bakteri dan semua padatan tersuspensi dengan konsumsi energi terendah — sempurna sebagai sistem filtrasi mandiri atau pre-treatment sebelum RO/UF. Konsultasikan kebutuhan Anda sekarang.