Sistem penghasil air ultra-murni Type I, II, dan III untuk laboratorium analitik, penelitian, farmasi, dan kalibrasi instrumen. Memenuhi standar ASTM, USP, dan ISO 3696.
Sistem RO laboratorium dirancang untuk menghasilkan air ultra-murni dengan tiga tingkat kemurnian sesuai standar internasional ASTM D1193 dan ISO 3696: Type I (ultra-pure, 18,2 MΩ·cm) untuk HPLC, kultur sel, dan analisa trace; Type II (analytical grade, 1 MΩ·cm) untuk preparasi reagen dan buffer; serta Type III (general lab water, 0,2 MΩ·cm) untuk pencucian glassware dan media umum. Air ini bebas ion, organik (TOC < 5 ppb), dan mikroba (< 1 CFU/mL).
PT Tirta Sumber Makmur menyediakan sistem RO laboratorium untuk universitas (Universitas Airlangga, Atma Jaya), rumah sakit dengan lab klinik (Eka Hospital, RS Melinda), pusat penelitian, lab QC industri farmasi dan makanan, hingga lab kalibrasi instrumen. Kapasitas dari 5 hingga 100 liter/jam dengan benchtop unit atau wall-mounted system, plus opsi point-of-use polisher untuk Type I langsung di tempat penggunaan.
Standar ASTM D1193 dan ISO 3696 mendefinisikan kemurnian air lab dalam tiga tingkat:
Sistem TSM menggunakan kombinasi teknologi: RO double-pass untuk produksi air dasar Type III, EDI untuk Type II, ditambah polishing dengan mixed bed resin + UV 185nm + UF 0,2 µm untuk mencapai Type I di point-of-use. Sistem ini lebih hemat operasional dibanding distilator multi-stage tradisional.
| Kapasitas | 10 – 200 L/jam |
| Resistivitas Type I | ≥ 18 MΩ·cm |
| TOC | < 5 ppb (Type I) |
| Bakteri | < 0,1 CFU/mL |
| Endotoksin | < 0,001 EU/mL |
| Standar | ASTM D1193, USP, ISO 3696 |
Setelah melayani lab universitas terkemuka dan rumah sakit penelitian Indonesia, TSM memahami kebutuhan spesifik laboratorium:
Lab Riset Universitas Airlangga — TSM memasok sistem Type I 30 L/jam untuk lab biologi molekuler dan kimia analitik. Sistem mengganti dua unit distilator lama yang konsumsi listriknya 6 kWh/jam — pengganti TSM hanya 0,3 kWh/jam dengan output kualitas lebih konsisten.
Lab Klinik Eka Hospital — Sistem Type II 50 L/jam untuk preparasi reagen dan flushing analyzer biokimia. Kualitas air konsisten menjamin akurasi hasil pemeriksaan, dan tidak ada gangguan kalibrasi pada analyzer Roche dan Siemens lab tersebut sejak instalasi.
Distilator menghasilkan air murni dengan menguapkan air dan mengembunkannya — efektif tapi konsumsi energi sangat tinggi (~50 kWh/m³) dan kapasitas terbatas. RO+EDI+polisher modern menghasilkan kualitas setara atau lebih baik dengan konsumsi 1–2 kWh/m³ dan kapasitas jauh lebih besar.
Tergantung aplikasi: HPLC, kultur sel, biologi molekuler butuh Type I; preparasi reagen analitik butuh Type II; pencucian glassware butuh Type III. Sistem TSM dapat dikonfigurasi multi-output: Type II/III dari unit utama, ditambah polisher Type I di point-of-use untuk efisiensi biaya.
Untuk sistem 30 L/jam Type I: cartridge polisher diganti 6–12 bulan (Rp 3–6 juta), UV lamp setahun sekali (Rp 1,5 juta), pre-filter 2–3 bulan (Rp 200rb). Total operasional rata-rata Rp 800rb–1,5 juta per bulan, jauh lebih rendah dari distilator.
Type I dari sistem TSM (dengan UV 185nm dan UF 0,2 µm di point-of-use) telah digunakan untuk kultur sel mamalia dan IVF tanpa masalah. Kualitas konsisten 18,2 MΩ·cm, TOC < 5 ppb, mikroba < 1 CFU/mL — memenuhi semua persyaratan kultur sel modern.
Ya. Sistem RO lab TSM modern dapat diintegrasikan dengan Laboratory Information Management System untuk audit trail otomatis kualitas air pada saat sample preparation — penting untuk lab GLP/GMP yang membutuhkan traceability lengkap.
Laboratorium modern membutuhkan air dengan kualitas yang konsisten dan tervalidasi. TSM memahami bahwa hasil pemeriksaan, akurasi instrumen, dan reproducibility eksperimen Anda bergantung pada kualitas air yang stabil. Konsultasikan kebutuhan lab Anda dengan tim TSM untuk rekomendasi sistem yang sesuai standar internasional dan budget operasional Anda.
Tim engineer kami siap membantu Anda menentukan spesifikasi yang tepat sesuai kebutuhan.